Proyek merupakan suatu aktivitas tim dengan hasil akhir tertentu dalam jangka waktu terbatas yang memiliki karakteristik kompleks, unik, dan tidak permanen. Meliputi aktivitas perencanaan, koordinasi, dan pengendalian untuk mencapai sasaran secara efektif
Dasar listrik memberikan pemahaman awal mengenai prinsip dasar listrik sebelum mempelajari sistem yang lebih kompleks, seperti sistem kelistrikan pada mobil yang memiliki konstruksi sulit. Menjelaskan jenis-jenis motor listrik (AC dan DC), prinsip operasinya, serta penggunaannya dalam industri seperti pada crane, pompa, atau kompresor dan hal sebagainya
PDM adalah peta jalan proyek yang tidak hanya memberi tahu apa yang harus dikerjakan, tetapi bagaimana setiap pekerjaan saling mengunci. Dengan memahami PDM, manajer proyek dapat mengalokasikan sumber daya secara efisien dan memprediksi tanggal akhir proyek dengan akurasi tinggi.
Bontang, 9 Januari 2026
Narasumber:
Jhon "Petir" Simbolon
Berisi mengenai dasar dari ilmu electrical. salah satunya membahas mengenai pengujian tahanan isolasi yang merupakan bagian penting dalam proses electrical commissioning untuk memastikan instalasi dan peralatan listrik aman serta layak dioperasikan. Pengukuran dilakukan menggunakan insulation tester (megger) dengan memberikan tegangan uji yang disesuaikan dengan tegangan kerja peralatan, sehingga dapat diketahui kondisi isolasi apakah masih baik atau telah mengalami penurunan kualitas. Nilai tahanan isolasi yang memenuhi standar menunjukkan sistem yang andal dan aman, sedangkan nilai yang rendah mengindikasikan potensi gangguan atau risiko keselamatan yang perlu segera ditindaklanjuti.
Bontang, 5 Februari 2026
Narasumber:
Arifin "Stone"
Banyak orang mengira puncak kejayaan sebuah proyek adalah ketika material, pekerja serta alat berat mulai bekerja dan bangunan fisik berdiri megah, selesai 100%. Kita sering kali terpukau pada beton dan baja. Namun, di sinilah letak kejutan besarnya bahwa semua realisasi fisik yang menghabiskan dana miliaran rupiah itu tidak ada nilainya sama sekali tanpa tumpukan kertas administrasi.
Kunci sukses proyek konstruksi justru ada pada dokumentasi yang rapi di setiap tahapan. Bangunan setinggi apa pun, jika gagal mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di tahap akhir, hanyalah menjadi monumen ilegal yang tidak boleh digunakan. Kesalahan sepele pada kertas perencanaan awal, akan menjadi bencana fisik raksasa di tahap pelaksanaan. Pada akhirnya, dalam proyek konstruksi, kertas ternyata jauh lebih kuat dari beton!
Melalui siklus ini kita belajar satu hal penting, yaitu Beton bisa retak, tapi dokumen yang kuat tidak akan goyah. Tanpa Studi Kelayakan yang matang , Kontrak Kerja yang jelas , serta Sertifikat Laik Fungsi sebagai output akhir, bangunan semegah apa pun hanyalah tumpukan material tanpa nilai legal. Mari kita ingat bahwa kesuksesan konstruksi bukan hanya tentang seberapa cepat kita membangun, tapi seberapa tertib kita mengikuti setiap detak jantung siklus hidupnya.
Bontang, 13 Februari 2026
Narasumber:
Danis "Kakak Kembar"
Pekerjaan pengelasan merupakan salah satu bidang penting dalam dunia industri dan konstruksi yang berperan dalam menyambungkan dua atau lebih material, melalui proses pemanasan hingga mencapai titik leleh. Dalam praktiknya, pengelasan tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman tentang jenis-jenis metode pengelasan seperti Shielded Metal Arc Welding (SMAW), dan Tungsten Inert Gas (TIG). Seorang juru las harus mampu membaca gambar teknik, menentukan jenis elektroda atau bahan pengisi yang sesuai, dan tak kalah penting memiliki pengetahuan terkait cacat pada pengelasan, hal ini untuk menjaga kualitas dan performa dari juru las itu sendiri.
Bontang, 20 Februari 2026
Narasumber:
Fransiskus "Amo Rakat" Xaverius L.P.O
Beton keropos merupakan cacat struktur yang ditandai dengan munculnya rongga atau lubang terbuka pada beton, baik di permukaan maupun di bagian dalam elemen struktur.
Meskipun sering dianggap sebagai kerusakan ringan, kondisi ini dapat menurunkan kekuatan, durabilitas, dan umur layanan struktur apabila tidak ditangani dengan tepat.
Pemahaman terhadap penyebab, risiko, serta metode pencegahan dan perbaikan yang sesuai menjadi kunci dalam menjaga integritas dan kinerja struktur beton secara berkelanjutan.